Pengelolaan Ekosistem Mangrove

Kondisi Mangrove di Jawa Tengah

Kondisi Mangrove di Jawa Tengah

  1. Potensi ekosistem mangrove di Jawa Tengah seluas ± 12.661,6 ha (Pantura dan pansel), potensi terluas di Kab. Cilacap seluas ± 9347,8 Ha (73,8%) dan terkecil di Kota Pekalongan hanya ± 1,5 Ha (0,01%)
  2. Kerusakan mangrove terparah berada Kabupaten Pekalongan dan Kota Semarang
  3. Kondisi ekosistem mangrove di Jawa Tengah sebagian mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh alih fungsi lahan, reklamasi, abrasi, sedimentasi, erosi
  4. Kewenangan pengelolaan ekosistem mangrove di Kabupaten/Kota di cabut berdasar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang, yang berdampak pada lemahnya kelembagaan pengelolaan mangrove
  5. Dalam pengelolaan eksositem mangrove telah terbit Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2012 Tentang Strategi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove dan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Selaku Ketua Pengarah Tim Koordinasi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Kebijakan, Strategi, Program, Dan Indikator Kinerja Pengelolaan Ekosistem Mangrove Nasional
  6. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang dalam proses penyusunan Kebijakan, Strategi, Program, Dan Indikator Kinerja Pengelolaan Ekosistem Mangrove
(Visited 193 times, 1 visits today)